Membangun Rumah Menggunakan 8 Prinsip Desain Arsitektur

Prinsip Desain Arsitektur

Membangun sebuah rumah dengan bantuan arsitek tentunya akan dapat sangat membantu  dalam mewujudkan rumah impian Anda dan keluarga. Akan tetapi biaya untuk jasa arsitek sendiri adakalanya kurang terjangkau untuk sebagian orang, sehingga terasa sulit menggunakan jasa seorang arsitek.

Padahal ini sangatlah penting mengingat rumah haruslah dibangun dengan desain yang terbaik. Sehingga tercipta rumah yang sehat, aman, nyaman, serta menarik untuk dipandang.

Prinsip Desain Arsitektur

Bagi anda yang berkeinginan membangun rumah sendiri tetapi terkendala masalah biaya untuk menggunakan jasa seorang arsitek, anda bisa mencoba menerapkan prinsip desain arsitektur yang biasa digunakan oleh seorang arsitek dalam membangun sebuah rumah.

Apa saja prinsip desain arsitektur itu? Langsung saja kita bahas satu-persatu.

  • Warna cat adalah sentuhan terakhir

Coba Anda pilih warna cat rumah sebagai hal yang terakhir dilakukan. Anda dapat memilih perabotan rumah lebih leluasa. Sehingga dengan demikian, nantinya warna cat yang akan menyesuaikan perabotan rumah Anda, bukan sebaliknya.

  • Ruangan lapang

Berikan ruangan untuk bernafas. Anda perlu memperhitungkan banyaknya furnitur di suatu ruangan dengan memperhitungkan keleluasaan aktivitas di dalam ruangan. Hal ini merupakan prinsip desain arsitektur yang paling dasar.

  • Hiasan di tempat terbaik

Dalam sebuah museum dan galeri, lukisan atau karya seni lain ditempatkan pada ketinggian 145 cm.  Akan lebih apabila Anda mengaplikasikan hal serupa pada rumah anda. inilah prinsip desain arsitektur yang biasa digunakan oleh para arsitek dalam penataan ruangan.

  • Furnitur di atas karpet

Untuk karpet yang berukuran besar, anda bisa menempatkan furnitur di atasnya. Akan tetapi jika untuk karpet ukuran kecil, sebaiknya furnitur tidak letakkan di atas karpet. Untuk ukuran karpet menengah, furnitur bisa memakan sebagian dari karpet.

  • Buat spot atau titik  fokus

Dalam sebuah prinsip desain arsitektur titik fokus merupakan pusat pandangan seseorang ketika memasuki ruangan. Jadi dalam ruangan rumah Anda ciptakanlah sebuah titik fokus. Semisal menempatkan furnitur yang tampak menonjol pada titik fokus tersebut. Sehingga hal ini hendaknya disesuaikan antara garis pandang terhadap furnitur yang dijadikan titik fokus tersebut. Jaraknya haruslah tepat agar terksesan memiliki value.

  • Barang koleksi

Sebisa mungkin buat Anda untuk membatasi barang koleksi. Mungkin barang tersebut mempunyai arti penting, namun apabila sekiranya malah menyebabkan ruangan menjadi tidak nyaman, sebaiknya tidak perlu ada.

  • Skala perabotan

Buat ruangan rumah Anda tidak terlalu sempit dan juga tidak terlalu kosong. Cobalah untuk bermain dengan skala dari perabotan, hiasan, dan furnitur. Dengan demikian ruangan rumah Anda akan menjadi lebih bervariasi.

  •  Cahaya teratur

prinsip desain arsitektur berikutnya adalah pencahayaan pada rumah. Cahaya yang teratur merupakan syarat utama untuk kategori rumah yang baik. Karenanya pikirkan cara menempatkan pencahayaan atau lampu di rumah Anda. Hal ini juga bahkan bisa berdampak pada pemakaian listrik bulanan Anda.

Baca juga: Belajar Arsitektur Untuk Pemula

Itulah tips yang bisa penulis bagikan pada artikel kali ini yang membahas mengenai prinsip desain arsitektur ala arsitek. Tanpa menggunakan jasa arsitek pun Anda bisa menerapkannya sendiri pada rumah anda. Jika ada yang perlu di tanyakan atau ada hal yang kurang jelas dalam pemaparan artikel diatas. Anda bisa bertanya di kolom kontak atau kolom komentar yang sudah penulis sediakan.

Demikian artikel kali ini. Nantikan artikel-artikel menarik lain di postingan berikutnya. Terima kasih banyak, semoga bermanfaat.

39 comments on “Membangun Rumah Menggunakan 8 Prinsip Desain Arsitektur

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *